Rabu, 03 November 2010

Puri Taman Saraswati


Puri Taman Saraswati

Hm, Pura Taman Saraswati terletak disebelah Candi Ceto, letaknya sejajar dengan tiga teras Candi Ceto dan otomatis masih terletak di Dukuh Cetha, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.

Bacpacker ke Puri Taman Saraswati

  >  Untuk menuju ke Puri Taman Saraswati, caranya sama saat kita menuju Candi Ceto.

  >  Pada teras pertama yang memiliki banyak pendopo terdapat sebuah pintu kecil di sebleah kiri dan di salah satu tiang pendopo terdapat papan petunjuk yang menjelaskan arah menuju Puri Taman Saraswati dan Candi Kethek. Saking kecilnya papan ini, saya sampai terlewatkan beberapa kali.


Untuk menuju Puri Taman Saraswati, kita akan berjalan naik ke Timur (kalau lurus menuju Candi Kethek). Pura Taman Saraswati diresmikan pada 28 Mei 2004 oleh Bupati Karanganyar, Hj. Rina Iriani Sriratnaningsih dan Bupati Gianyar, A. A.GDE Agung Bharata. Peresmian tersebut merupakan suatu tali persaudaraan antara masyarakat Dukuh Cetha dan sekitarnya dengan masyarakat Gianyar, Bali yang mempunyai persamaan spiritual dalam keagamaan.

Sama seperti puri lainnya, disini kita harus berlaku sopan dan juga harus melepaskan alas kaki. Bagi wanita yang berhalangan juga diminta untuk tidak memasuki puri. Puri Taman Saraswati sendiri tidak begitu besar dan karena masih berada di lereng Gunung Lawu, maka keadaan sekitar puri masih diselimuti oleh pepohonan, terutama pohon pinus dan kabut tentunya.

Begitu masuk puri, kita akan disuguhi sebuah kolam besar dengan air mancur setinggi dua tingkat. Pada bagian atas terdapat patung Dewi Saraswati sedang bermain sitar dan berdiri pada sebuah padma dan dikanan – kirinya terdapat angsa. Patung tersebut merupakan bantuan dari Bupati Gianyar. Dewi Saraswati sendiri merupakan dewi ilmu pengetahuan dan seni. Dewi Saraswati juga dipuja sebagai dewi yang bijaksana.

                      Patung Dewi Saraswati di Puri Taman Saraswati

         Di dalam puri terdapat petirtaan berbentuk kolam persegi panjang dengan air khas pegunungan yang dingin. Di dalam kolam petirtaan terdapat batu simbol kewanitaan. Konon, jika kita membasuh muka disini maka kita awet muda. Jangan lupa, untuk mengisi kotak sumbangan jika kita berkunjung kesini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar